Jumat, 04 Desember 2009

Sungguh


Oleh : Uyuy Sensei

sungguh aku tak sanggup
menopang jalan hidup ini
karna aku tahu tentang itu
yang semakin berasa pilu . . .

semai dalam nadi ku
kini terus berdawai
mengalunkan tentang resah
dalam hatiku . . .

kasih . . . .
ku tak tau tentang semua itu
tapi ku yakin kau bisa anggap
tentang semua itu . . .

jalan mentawai dalam tangis ku
mengembara pada rasa ku kini
kapan kau mengerti tentang semua rasa
yang terlantunkan . . . .

aku menggurat luka pada
lingkar deru itu yang tinggalkan semu pada
bahagia yang sedang semaikan benihnya

suara
tentang tawa, senyum, sapa,
hanya seulas ku dapat lihat itu pada
pesona mu . . . .
yang dahulu merona selalu
bahagia dan tersenyum setiap
. . . . .

Rembulanmu

Oleh : Nayla Nuha

aku lihat rembulanmu
yang benderang sinarnya itu
pada lentera malam
yang tak pernah ku duga melukiskannya

aku teringat senyuman itu kembali
dalam rembulan
dan mereka datang
bintang menghiasinya

pilih aku rembulan
diantara banyak bintang yang benderang
sebab hanya aku
yang kini merasa di dekatmu

meski arakan awan malam ini
tak terpandang jelas
lewat kasat mata

karena sinarmu
benar benderang
menyinari kehampaan

dan kisahku
ku tuang di bawah rembulan
tentang hari ini
tentang perkataan
tentang kerinduan
dan tentang kenangan

Jumat, 20 November 2009

Hidupku


Oleh : Nurul Aulia

diamku untuk bersajak
gerakku untuk beranjak
senyumku untuk membijak
dalam detik yang mengacak

Setiap hari kuhadapi
kemelut hidup yang
harus kujalani dalam
bayang yang melayang

menghampiri setiap
serpihan sayap-sayap putih
yang mematah dalam
kegetiran kalbu

yang harus bergelora
membuat hati ini merona
tersyahdu dalam sucinya
nada yang berdetak
dalam nadi...

mengiris setiap pengalaman hidup
terangkai dalam sebingkai
memori yang tersimpan utuh
dalam diri yang abadi ....

Rabu, 18 November 2009

Tentang Engkau


kembali aku memikirkannya
entah tuhan begitu sayang padaku
hingga segala benturan batu menghantam hati dan pikirku


tentang engkau, kawan
yang sudah lama bagiku
engkau menghilang dari sisiku
engkau yang hilang bersama senyummu di pagi hari
atau sapaanmu menjelang petang padaku

tentang engkau, kawan
yang kulihat bukan dirimu lagi kini
yang kudengar bukan kata ramah diucapkan

aku rindu
ketika kita berjalan menuju surau
aku rindu...

aku rindu
ketika engkau bercerita padaku
tentang realita kehidupanmu

aku rindu padamu, kawan!
yang canda tawa bisa kau cipta
menghilangkan gundah

aku tidak ingin kecurigaan
aku tidak ingin kebencian
dan aku tidak ingin perpisahan
semacam ini

tentangmu,
yang kini mengusikku
menjauh dariku, seakan aku tidak pernah kenal engkau yang dulu

Selasa, 17 November 2009

Rasaku

Oleh: Nurul


Aku berlari mengarungi samudra perih
kujalani jejak yang membara
dan kupegangi seuntai pengikat
sebagai kekuatan untuk ku melangkah
sampai ku tau jalan lurus itu,,,

aku bukan mentari yang dapat hangatkan
tentang rasa yang kau miliki
aku hanya insan yang mudah tergores
jika ku tau rasa yang ada

ku tak tau apa yang harus kulakukan
atas rasamu yang jauh rasa dariku
yang tak mungkin dapat ku kembalikan pada mu

meski ku tau kau akan :...
terluka
tersesak
tersakiti
terpuruk

tapiiii ...

bukan ...
bukan itu jalan laju ku
aku hanya menjalani hakikat yang ada
bukan itu maksud ku tak membalas tentang rasamu
mengertilah... mengertilah...
mengertilah tentang rasa yang tak mungkin dapat bersama ituuu....

Rabu, 11 November 2009

Lepas


Oleh: Nurul Aulia

gundah diantara berjuta
kebisingan hidupku
lalu kau senyapkan
semuanya dihadapku..

kau bangunkan ku
diantara mimpi
yang membelenggu ku
kau beriku tetesan
embun kesejukan..

kau padamkan api
dalam benak yang membara
kau lelehkan pada
sebyuah artian beku..

kau sadarkan aku
tentang satu kisah
yang selalu membuatku resah
memendang fasih
tatapan semu itu..

Jangan

oleh : Nayla Nuha

Jangan dicoret-coret
martabat bangsa
yang tertera pada
dinding museum
yang terhampiri hanya oleh angin

jangan di coret-coret
kebisingan perjuangan
yang mewarnai merah-putih

jangan dicorengkan
teriakan, kebisingan deru senjata kayu
telah menimbangkan penjajah
Keluar Ibu Pertiwi

10 november, hari pahlawan. 14.25

 

Blog Template by YummyLolly.com